Kamis, Februari 26, 2015

Salju Pertama Impian Saya di Jepang


Negara tropis memiliki dua musim yaitu musim kemarau dan hujan. Berbeda dengan negara-negara yang memiliki empat musim yaitu musim semi, panas, gugur dan dingin. Jadi sudah menjadi hal yang wajar jika beberapa anak tropis termasuk saya sangat mendambakan bermain di tumpukan salju.

Saya akui banyak negara yang memiliki keindahan musim dinginnya. Dan biasanya wisatawan yang ingin merasakan salju akan memilih negara barat seperti Eropa selalu menjadi liburan wisata mereka.
"Tapi saya beda! Saya akan memilih negeri sakura sebagai salju pertama impian saya."



Untuk pertama kalinya saya akan membuat boneka salju, berguling-guling di hamparan salju, lari-lari di salju, bermain lempar salju, bermain ski dan bermain seluncuran.
"Aaah, I am so excited.”
Sebagian dari kita tentu sangat ingin dapat berkunjung ke negera ini. Begitu pula dengan saya, karena Jepang memiliki keunikan budaya dan keindahan alam yang indah. Saya memilih Jepang sebagai salju pertama impian saya karena musim dingin disana memiliki keunikan dan keindahan yang sama bagus dengan tiga musim lainnya. Banyak kegiatan dan fesitaval yang dapat dikunjungi pada saat musim dingin di Jepang. Dan menurut saya, pesona musim dingin di Jepang tidak akan saya dapatkan di negara Eropa. 
Sumber: FB Tokyo Rail Day
Tempat pertama yang ingin saya kunjungi di Jepang adalah Tokyo Tower. Jika Paris memiliki Menara Effiel, maka Jepang memilki Tokyo Tower. Tokyo Tower adalah simbol Kota Tokyo sejak tahun 1958. Menara setinggi 333 m ini memliki teras observasi besar dan teras observasi khusus. Teras observassi besar memiliki ketinggian 150 m. Di teras ini wisatawan dapat menikmati pemandangan Kota Tokyo. Sedangkan teras observasi khusus memiliki ketinggian 250m. Di teras tersebut, wisatawan dapat melihat keindahan pemandangan Gunung Fuji dan Gunung Tsukuba. 

Saya juga memiliki impian dapat mengunjungi masjid-masjid dari berbagai penjuru dunia. Dan tentu saja termasuk di Jepang. Maka masjid pertama yang ingin saya kunjungi di Jepang adalah masjid tertua Jepang, yaitu bernama Masjid Kobe. Karena masjid yang berdiri sejak Oktober 1928 ini memilki sejarah seperti tidak hancur saat terjadi perang Dunia Kedua pada tahun 1945 dan juga selamat dari gempa bumi besar Hanshin tahun 1995. Masjid ini terletak di distrik Kitano, Kobe maka pilihan transportasi yang dapat digunakan adalah dengan cara menggunakan kereta dan berhenti di Stasiun Sannomiya.
Masjid Kobe | http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/islam-mancanegara/14/03/16/n2j8ts-masjid-kobe-tak-hancur-diterjang-bom-atom-dan-gempa
Selain itu, masjid terbesar di Jepang  pun ingin saya kunjungi. Tokyo Camii telah berdiri sejak tahun 1930-an dan direnovasi kembali tahun 2000. Masjid ini juga sebagai Islamic Center of Japan atau semacam sekolah yang mengajarkan studi islam, bahasa Arab, kaligrafi dan karate. Keunikan lainnya adalah pengunjung-pengunjung non-muslim juga diizinkan untuk masuk dan beristirahat di Tokyo Camii. Cara paling mudah apabila ingin mengunjungi masjid yang memiliki kapasitas 1.200 jammah ini adalah dengan menggunakan kereta. Sebab masjid megah ini terletak di daerah Yoyogi Uehara, yang dekat dengan Stasiun Yoyogi Uehara. Nah menurut JR East Map yang telah saya baca, kita dapat menggunakan Tokunai Pass (Tokyo Metropolitan District Pass).

Tokyo Camii | http://www.merdeka.com/gaya/tokyo-camii-masjid-terbesar-jepang-yang-ramah-kepada-non-muslim.html
Rute Stasiun Yoyogi yang dekat dengan Tokyo Camii
Dan terakhir, saya tidak ingin melewatkan kesempatan menikmati dan bermain salju di Jepang. Karena ini merupakan pengalaman pertama saya menginjakkan kaki di salju. Maka saya tidak akan membuang kesempatan tersebut. Membayangkannya saja saya sudah gembira bukan main.

1. Festival Kembang Api Musim Dingin Kawaguchiko.


Melihat keindahan kembang api yang bertaburan di langit musim dingin Jepang adalah salah satu impian saya. Festival yang hanya berlangsung di musim dingin ini sangat menarik dan tidak boleh saya lewatkan. Di tahun ini festival berlangsung pada tanggal 22-23 Februari 2015 lalu di Kawaguchiko. Walaupun sudah lewat, setidaknya semoga tahun depan masih ada. 

Festival kembang api musim dingin Kawaguchiko berlangsung setiap harinya dan acara kembang api tersebut dimulai pukul 20.00 WIB. Selain festival kembang api, terdapat pula acara-acara lainnya yang juga diadakan di Gunung Fuji, seperti ada Snow Festival of Mount Fuji, Lake Ice Festival atau Saiko Juhyou Festival. Transportasi yang dapat digunakan dari Tokyo ke Kawaguchiko adalah menggunakan kereta api dengan waktu tempuh 2,5 jam untuk sampai di Stasiun Kawaguchiko.
Sumber: FB Tokyo Rail Days

2. Berendam di Onsen

Di musim dingin, berendam di air panas sambil menikmati hamparan salju tentu akan menjadi sensasi dan pengalaman menarik. Ditambah lagi terdapat monyet-monyet yang juga ikut berendam bersama. Jujur saja saya sedikit takut dengan monyet. Tapi katanya monyet-monyet disana tidak menggigit, ramah dan tingkahnya sangatlah lucu. Onsen di Jigokudani Monkey Park adalah tempatnya. Benarkah? Apabila kesana, akan saya buktikan, hehe. Transportasi yang dapat digunakan untuk menuju Jigokudani Monkey Park adalah menaiki kereta api. Sesampai di Stasiun Nagano Dentetsu Yudanaka, selanjutnya mennaiki bus menuju Taman Kera Jigokudani.
Sumber: http://j-cul.com/onsen-bersama-kerumunan-monye/

3. Bermain Salju di Gala Yuzawa

Sumber: http://www.galaresort.jp/winter/english/
Gala Yuzawa adalah tempat yang sesuai untuk mewujudkan salju pertama impian saya. Karena ini adalah my first moment, maka saya tidak ingin sampai khilaf karena salah memilih tempat wisata. Gala Yuzawa terdapat di Kota Echigo Yuzawa daerah Niigata Prefecture  dimana berlokasi 200 km dari Tokyo Utara. Ketenaran Gala Yuzawa tidak perlu diragukan lagi karena tempat ini menjadi salah satu tempat yang sempurna untuk menikmati salju dan bermain ski. Untuk menuju ke Gala Yuzawa dapat menggunakan kereta peluru dari Tokyo. Dalam waktu 77 menit kita akan sampai di Stasiun Gala Yuzawa dan selanjutnya menaiki gondola untuk langsung menuju Gala Yuzawa Ski Resort yang merupakan tempat bermain ski terdekat dari Kota Tokyo.

Di Gala Yuzawa juga memiliki acara-acara menarik mulai dari tanggal 20 Desember 2014 sampai 5 Mei 2015. Seperti Gala Opening Event, Children’s Ski Day, 25th Anniversary Christmas Event, New Year Refreshments, Yuzawa Winter Fireworks, Gala Cup Masters and Customer Thanks Week. Jadi selain bermain salju dan ski, pengunjung juga akan terhibur oleh acara-acara yang diadakan oleh pihak Gala Yuzawa Resort.


Gala Yuzawa Resort terbagi menjadi empat area. Area pertama adalah Central Area, yaitu terdapat area bermain salju yang sesuai untuk pengunjung anak-anak, seluncur es dan area khusus bermain ski mulai dari untuk pemula hingga ahli. Area Kedua adalah Northern Area dimana terdapat Gala Terrain Park dan Snow Park. Kedua tempat tersebut sangatlah aman untuk semua pengunjung. Area Ketiga adalah Southern Area yaitu tempat khusus latihan ski. Dan yang terakhir Downhill Course.

Area Gala Yuzawa Resort
Area Gala Yuzawa Resort
Gala Yuzawa Resort juga memiliki fasilitas yang lengkap. Fasilitas lengkap itu terdiri dari dua jenis yaitu Cowabunga dan Cheers. Di Cowbunga terdapat Spa, Fitness Pool, Rental Counter, Lounge, Ski Pas & Info Counter, Gala Yuzawa Station Gate, Men’s & Women’s Locker Room, Gondola Station, Toko, Cafe, Shuttle Bus Station dan Courier Service. Sedangkan di Cheers terdapat Blue Seal, Restaurant Serambi dengan menu makanan khas Jepang, Child Minding Room, School Counter, Rental Counter, Dining Teria Pal Pal dengan menyajikan menu makanan ala western, Jour de Gala dan First Aid.


Beberapa Fasilitas di Gala Yuzawa Resort
Setelah puas bermain salju, maka waktunya adalah menikmati crepe manis dari The Marion Crepe yang tidak hanya terdapat di Takeshita tapi juga di Gala Yuzawa. Ah, ternyata saya tidak salah pilih. Semoga suatu saat kita berjumpa ya Gala Yuzawa, hehe. 

Sumber: FB Tokyo Rail Days
Berdasarkan cerita perjalanan impian saya diatas, untuk urusan transportasi saya jelas akan memilih menggunakan kereta karena pemandangan yang disuguhkan selama perjalanan akan jauh lebih indah. Dan untuk masalah bahasa saya tidak perlu khawatir lagi karena Stasiun Tokyo memiliki Route Finder. Ini menunjukkan Jepang memang negara teknologi yang menghapuskan kegundahan saya jika melancong kesana.  Route Finder adalah alat yang membantu wisatawan untuk menemukan jalur mana yang menjadi tujuan wisatanya. Dan tentu saja, Route Finder ini menggunakan bahasa inggris. Alat ini dapat ditemukan di Stasiun Tokyo yang memang banyak memberangkatkan Shinkansen.
Sumber: FB Tokyo Rail Days
Selain itu tidak perlu bingung apabila memilih teman perjalanan karena Tokyo Rail Days soulsi perjalanan terbaik. Mulai dari pembelian tiket kereta, keberangkatan hingga destinasi wisata menjadi serba mudah bersama Tokyo Rail Days. Menurut saya Tokyo Rail Days memang terlihat sangat menjaga kepuasan dan kenyamanan penumpang dari mulai pembelian tiket kereta yang dapat dilakukan sebelum tiba ke Jepang. Kenyamanan menggunakan kereta seperti menghidangkan makanan-makanan lezat, tempat shopping, menyuguhkan keindahan alam Jepang selama perjalanan dan kemudahan untuk menuju tempat-tempat menarik di Jepang. Serta penumpang juga bebas memilih perjalanan yang diinginkan seperti one day one trip atau bermalam di tempat yang pengunjung inginkan. Tertarik? Silahkan langusung mengunjungi website resmi Tokyo Rail Days di http://www.jp-rail-id.com

Harga paket bermain salju di Gala Yuzawa bersama Tokyo Rail Days
Website Tokyo Rail Days Indonesia
Sumber: FB Tokyo Rail Days

Apabila sesampai di Jepang masih bingung terkait jadwal kereta, rute tercepat, bagaimana cara membeli tiket dan informasi lainnya dalam bahasa inggris, kita tidak perlu khawatir. Cukup hubungi JR East InfoLine (050-2016-1603) yang buka dari jam 10 pagi sampai 6 sore. Atau langsung saja ke website JR East, dimana kita bisa dapat menemukan informasi-informasi setiap harinya, seperti jadwal kereta, kupon diskon, peta berbagai jurusan stasiun dan masih banyak lagi. Jangan khawatir! Semua informasinya dalam bahasa inggris. Map dan semua informasi lengkap diatas dapat diunduh di http://www.jp-rail-id.com/download/ 

Itulah cerita salju pertama impian saya di Jepang. Cerita dan impian yang semoga saja menjadi kenyataan. 
Pepatah Jepang yang mengatakan,“意思あるところに道あり(Ishi aru tokoro ni michi ari) atau 精神一到何事か成らざらん(Seishin ittou nani goto kanarazaran) yang artinya adalah di mana ada kemauan, di situ ada jalan.
Maka salah satu jalan usaha saya untuk mewujudkan impian adalah ikut serta dalam kompetisi blog “My Ideal Japanese Winter Vacation”. Dengan hadiah utama berupa kesempatan liburan gratis ke Jepang bersama pasangan. Sedangkan juara kedua berkesempatan memiliki handphone Sony Xperia 23 dan pemenang ketiga berhak mendapatkan Sony Alpha 5000.Serta seluruh pemenang juga mendapatkan Sony Power Bank. Periode kompetisi ini berlangsung dari tanggal 23 Januari – 4 Maret 2015. Salah satu syarat mengikuti blog competition ini mudah yaitu dengan mendaftarkan blog di https://www.bblog.web.id/

Tertarik? Ayo sekarang tuliskan impian liburan musim dingin di Jepang anda.
Info lengkapnya kunjungi;
Facebook : Tokyo Rail Days Indonesia
Facebook : BBlog_ID
Twitter : @BBlog_ID

Artikel ini saya ikut sertakan dalam Tokyo Rail Days Blog Competition "My Ideal Japanese Winter."





Sumber foto dan referensi:
http://j-cul.com/onsen-bersama-kerumunan-monye/
https://www.facebook.com/id.jprail
http://www.jp-rail-id.com/
http://www.merdeka.com/gaya/tokyo-camii-masjid-terbesar-jepang-yang-ramah-kepada-non-muslim.html
http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/islam-mancanegara/14/03/16/n2j8ts-masjid-kobe-tak-hancur-diterjang-bom-atom-dan-gempa
https://lompatlompat.wordpress.com/2013/03/16/kobe-desember-2012/
http://www.galaresort.jp/winter/english/



berpartisipasi dalam “My Ideal Japanese Winter Vacation” Blog Competition [6]
JR East (Tokyo Rail Days) Official Website

27 comments:

Posting Komentar