Minggu, Januari 31, 2016

Ransel Backpacker - Partner Traveling Para Traveler


“Kenapa ka?” tanya mbak Desi dari belakang menghampiri saya yang sedari tadi sering memperbaiki posisi ransel di pundak.
“Berat ya?” tanya mbak Desi lagi seolah dapat membaca pikiran.
“Iya mbak berat. Padahal isinya sedikit. Tapi kok berat ya?” jawab saya lemah.
“Memang kalau ransel ada yang udah berat dari sononya,” ucap Mbak Evrina menambahkan.

Aaaah, waktu itu perjalanan menuju gate keberangkatan ke Hongkong di Bandara Beijing terasa menyiksa banget. Sebenarnya selama traveling di Beijing, saya sudah merasa heran dengan ransel yang saya pakai. Isinya sedikit tapi kenapa berat? Tapi kali itu saya sudah tidak bisa menahannya. Alhasil selama mengantri di loket imigrasi dan security check, ranselnya saya seret. Puk puk puk yang sabar ya pundak T^T.


Awal tahun 2016 menjadi awal terwujudnya impian yang selama ini saya dambakan. Traveling ke Beijing selama 5D4N. Hadiah dari kompetisi blog yang diadakan oleh agen perjalanan Jakarta. Alasan saya membawa ransel hitam itu karena tidak adanya pilihan lain. Saat itu H-2 menjelang keberangkatan, saya cukup panik karena kondisi kesehatan yang masih belum pulih total dan menyebabkan persiapan yang belum maksimal. Salah satunya adalah menemukan ransel backpacker yang pas. Sedangkan ransel yang biasa saya pakai untuk kuliah berukuran mini dan tidak kuat. Sehingga terancam jebol atau putus selama perjalanan nanti. Syukurnya H-1 adik sepupu saya ke kosan untuk mengembalikan ransel hitam milik Ayah yang dipinjamnya sewaktu pergi dari Pontianak ke Jakarta. Begitulah awal mula terjadi kenapa saya bisa menggunakan ransel tersebut selama traveling di Beijing.

Sudahlah sepertinya tidak ada harapan untuk menggunakan ransel hitam itu lagi di traveling selanjutnya. Padahal dalam waktu dekat, saya akan ke Pulau Seribu. Mulai deh saya jadi galau? Mau cari ransel backpacker baru dimana?

Sebagai traveler pemula, saya sih maunya jenis ransel backpacker yang ringan, kuat dan kualitas bagus. Jadi dapat dipakai dalam jangka waktu yang lama. Berhubung saya memiliki badan imut maka ransel berukuran jumbo sangat saya hindari. Sebab ruang gerak terasa terbatas dan traveling pun kurang nyaman. Selain itu ransel backpacker yang aman juga harus menjadi faktor terpenting untuk perlengkapan traveling ataupun kegiatan outdoor lainnya. Kebanyakan maunya ya??? Hehe, soalnya saya kapok beli tas atau produk apapun yang baru dibeli dan beberapa kali digunakan sudah rusak. Belum lagi yang kualitasnya ternyata nggak sesuai harapan. Jadi wajar dong ya, kalau saya pengen ransel backpacker berkualitas dan tahan sampai bertahun-tahun :D.

Nah saya ingat beberapa teman-teman pernah cerita kalau produk-produk yang dijual di Zalora bagus dan harganya terjangkau. Saya mulai cari-cari produk ransel backpacker di situs online Zalora karena penasaran. Ternyata ada dan ketemu juga ransel backpacker berkualitas bagus di Zalora. Ransel backpacker Eiger R.Hyd Peak Runner 5.

Ransel Backpacker Eiger R.Hyd Peek Runner 5

Tas punggung merek Eiger ini menggunakan bahan atau material poliester dan cordura. Dimana bahan cordura merupakan bahan tas terbaik. Ringan, tidak mudah sobek, tidak merembes jika terkena air dan warnanya relatif awet.  Selain itu modelnya juga simpel dan ukurannya sesuai yang saya inginkan yaitu panjang 18 cm x tinggi 36cm. Ransel Eiger R.Hyd Peak Runner 5 juga dilengkapi kantong depan dan dalam dengan resleting, sehingga aman dibawa. Hal lainnya yang bikin saya senang adalah terdapat tali pinggang juga gesper. Jadi ransel ini sangat cocok untuk digendok di pundak. Akhirnya saya bisa menikmati traveling tanpa sakit pundak. Cukup sekali merasakan penderitaan pundak sakit saat traveling jauh karena rasanya menyiksa, hiks hiks.

Menurut saya ransel-ransel Eiger di Zalora sesuai dengan kebutuhan traveler. Seperti ransel backpacker Eiger R.Hyd-Velo 14 yang memiliki kompartemen water bladder atau kantong air. Kualitas bahan juga sama, poliester dan cordura. Meskipun harga ransel backpacker Velo 14 lebih murah, tapi ransel Peek Runner 5 lebih pas menjadi partner traveling saya yang sesuai kebutuhan juga. Bagaimana dengan kalian? 
This entry was posted in

21 comments:

Posting Komentar