Langsung ke konten utama

Satu Hari Keliling Eropa Bersama Destination Europe Travel & Culture Fair

Destination Europe 2016
Kartu Explore Europe, Exhibition Directory dan tiket masuk
Satu Hari Keliling Eropa Bersama Destination Europe Travel & Culture Fair - Hallo semuanya. Welcome back to my blog. Bee Balqis.

Blog post sebelumnya saya bercerita tentang seharian menjelajahi Korea di Jakarta. Mulai dari pengalaman mengenakan pakaian Hanbok, memainkan permainan tradisional Korea hingga berfoto bersama Pororo juga Epe.

  
Keesokan harinya (10/04/2016) saya main ke suatu pameran travel & culture di Balai Kartini. Sebuah event besar yang diadakan oleh European Union in Indonesia. Uniknya booth-booth disana diisi oleh kedutaan besar dari negara-negara bagian Eropa. Bukan main bahagianya saya saat membaca program acaranya di website. I feel so lucky. Karena ternyata pas banget hari itu ada cooking demo dan country presentation dari negara impian saya. Finland. Yeeee.

Here I am :D
DESTINATION EUROPE (European Travel & Culture Fair) at Balai Kartini Exhibition & Convention Centre.



Destination Europe 2016
Beli tiketnya disini
Menurut saya event sebesar ini sangat bagus ya. Apalagi entrance fee exhibition sangat terjangkau, yaitu IDR 10.000. Selain dapat tiket masuk, saya juga dapat exhibition directory dan kartu Explore Europe yang bisa ditukarkan dengan hadiah menarik. Tapi ada syaratnya yaitu harus mengumpulkan stamp atau cap dari booth setiap negara Eropa.

Setiba di acara saya nggak langsung berburu stamp. Tapi langsung ke main stage karena acara cooking demo dari Finlandia sudah mulai. Cooking demo ini didemostrasikan oleh Mr.Rauli yang sedang memasak Salmon Soup. Berdasarkan penjelesan Mrs. Lisa dan Mr. Rauli, Salmon Soup ini biasanya disajikan untuk makan siang di sekolah-sekolah finlandia secara gratis. Keren ya, makan siangnya ikan salmon.

Destination Europe
Makan Salmon Soup dulu. Alhamdulillah, Halal.

In sya Allah, cerita lengkap explore finlandia akan saya ceritakan di blog post yang berbeda ya. :D Cooming Soon (Sudah published: Mengenal Finlandia Lebih Dekat)


Keseruan Berburu Stamp Explore Europe


Nah di pertengahan acara saya baru sadar, ternyata hanya ada 25 dari 28 negara yang tergabung dengan Uni Eropa di acara Destination Europe. Selain booth dari negara Uni Eropa, ada juga booth dari berbagai macam maskapai terkenal, travel agencies, games dan makanan. Lalu disana kita juga bisa tanya-tanya seputar Visa Schengan.

Untuk mendapatkan stamp-stamp dari 25 negara gak semudah yang saya bayangkan. Setiap booth memiliki caranya sendiri untuk memberi stamp atau cap di kartu Explore Europe. Ada yang memberikan pertanyaan, ada yang cukup like akun sosial media mereka, ada juga yang harus photo di booth mereka lalu di update ke sosial media. Terus ada juga yang mengharuskan isi Teka Teki Silang dan main game yang telah disediakan.

Meskipun begitu pemburuan capnya tetap seru kok. Soalnya saya  jadi bisa foto mengenakan kostum-kostum dari bebagai negara seperti, mengenakan pakaian Viking di booth Denmark dan Norway, lalu mengenakan pakaian cantik di booth Sweden. Foto-foto berlatarkan kincir angin juga background bunga-bunga tulip di booth Belanda dan masih banyak lagi. Pastinya juga berfoto ria di booth Finlandia dengan berlatarkan Aurora dengan mengenakan atribut musim dingin.
Destination Europe Belanda
Backpack ke Netherland di Destination Europe Travel & Culture Fair
Destination Europe Italy
Brum, brum, ke Italy pake motor XD hehe.
Destination Europe Norway
Grrrr... I am a Indo Viking. *Gak bisa akting sangar XD*
Destination Europe Finland
Take a pic in Finland Booth
Destination Europe Sweden
Dreesed like a real Swede

Mencicipi Makanan Khas Negara-Negara di Eropa


Disana saya juga berkesempatan icip-icip makanan di berbagai booth secara gratis. Makan coklat Belgium gratis, makan cookies Denmark gratis, makan permen dan kudapan Finlandia gratis dan makan sop salmon gratis. Belum lagi ada cooking demonya, mulai dari Lasagna khas Italy dan Scallop ala Plancha juga Squid Ink Rice dari France.

Visit Germany

Cookies dari Jerman. Rasanya nggak ada manisnya. Tapi enak, renyah di mulut. 
Kurtoskalacas. Chimney Cake.
Kalau yang ini gak gratis. Beli. Namanya Kurtoskalacas dalam bahasa Hungray . Dalam bahasa Inggris yaitu Chimney Cake. Diartikan ke bahasa Indonesia artinya kue cerobong asap. Karena bentuk kuenya seperti cerebong atau corong. 


Talkshow, Cooking Demo, Pertunjukan Musik Hingga Free Language Class


Acara yang berlangsung dua hari ini tidak hanya berkesempatan icip-icip makanan dari berbagai negara, foto-foto kece dan main permainan seru. Disana juga diadakan Language Class untuk para pengunjung. Sehingga semua yang datang saat itu bisa berkesempatan mendapatkan kursus bahasa asing secara gratis. Ada Spanish Language Class, Dutch Language Class, Italian Language Class dan Polish Language Class. Tapi kok gak ada ya Finnish Language Class? 

Di acara ini juga ada country persentation dari berbagai negara, talk show, pertunjukkan musik dan masih banyak lagi. Saat itu saya memang menyempatkan diri mengikuti country presentation dari Finland. Rasanya sehari gak cukup untuk explore semua acaranya karena semuanya menarik dan bagus.

Kesan Sehari di Destination Europe Travel & Culture Fair


Yang menambah semangat saya dan pengunjung lainnya adalah bertaburannya berbagai hadiah. Bahkan beberapa pengunjung ada yang berkomentar, “Enjoy the event. Enjoy the prize.” Saya dalam hati pun membenarkan. Karena memang event yang setahun sekali ini menyenangkan dan seru. Dimana setiap booth  menyediakan berbagai hadiah dari quiz yang masing-masing mereka adakan.

Destination Europe
Akhirnya semuanya sudah tercap lengkap ~Fuiiih. Waktunya ditukarkan dengan hadiah, yeay.

Di booth Norway sebenarnya saya berkesempatan mendapatkan hadiah berupa Norway Salmon. Tapi ketika diambil di stannya di akhir acara, mereka bilang, “We are so sorry.” Intinya salomonya udah gak ada. Hiks. Sedih. Ya sudahlah ya, belum rezekinya lagi.

Eh, gak disangka. Saya ternyata memenangkan kontes foto di booth Finland saat di acara Destination Europe. Horey. Alhamdulillah. Thank you for the appreciation. Kiitos Embassy of Finland.

Destination Europe - Finland
Kiitos Finland
Destination Europe

Sekian cerita saya Satu Hari Keliling Eropa Bersama Destination Europe Travel &Culture Fair. Bagi yang gak berkesempatan hadir, jangan khawaitr acara tahunan ini akan hadir lagi di tahun 2017. Jadi jangan sampai kelewatan lagi ya. Semoga kita semua yang punya mimpi bisa keliling Eropa, bisa segara terwujud. 

Daaa...~

Komentar

  1. Waah acaranya seru bangeet.Ketinggalan acara seru ini deh aku.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tahun depan jangan sampai ketinggalan lagi ya mbak. Saya mah tahun depan kayaknya gak bisa ikut hiks:(

      Hapus
  2. Wuah pengalamannya yang mengesankan, kalau cara buat bisa kesana gimana ya katanya masih ada tahun depan? Saya jadi penasaran hehe.

    BalasHapus
  3. Aaaaak seru banget acaranyaaaaaaa. Kok aku nggak tau ya ada acara keren begini. 2017 mesti ikutan niih. Hihi. Makasi infonya yaaaa

    BalasHapus
  4. Waaaah acaranya bikin mupeng, Pingin ke sana juga

    BalasHapus
  5. okka, kapan kita traveling bareng lagi? pengen ngulang ke beijing deh, rindu kalian ih

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sayuran Khas Indonesia: Enaknya Tebu Telur

Sayuran Khas Indonesia: Enaknya Tebu Telur Pernahkah anda  mencicipi sayur Bunga Tebu? Bagaimana rasanya? Enak bukan? Atau jangan-jangan belum pernah mencobanya? Atau tidak tau bahwa tanaman yang mirip tebu ini memiliki bunga yang dapat dimakan? Bunga Tebu atau biasa disebut Tebu Telur adalah termasuk jenis sayur-sayuran. Dalam bahasa latin namanya adalah Saccharum edule Hasskarl . Kalau di Jawa, Tebu Telur bernama Tiwu Endog atau Terubus . Sedangkan di daerah Jawa Tengah dan Jawa Timur dikenal dengan Tebu Endog atau Tebu Terubuk . Alasan kenapa bunga tebu ini disebut Tebu Telur karena teksturnya mirip dengan telur ikan. Awalnya ketika Mama menawarkan Tebu Telur , dibayangan saya bentuknya bulat-bulat putih, lembek seperti ulat. Saya diam saja ketika tau Mama berhasil memborong banyak Tebu Telur di pasar Sanggau untuk dibawa pulang ke Pontianak sebagai menu masakan di rumah dan oleh-oleh ke tetangga.

Sanggau, Keindahaan Indonesia yang Tersembunyi

Sanggau, Keindahan Indonesia yang Tersembunyi  -  Liburan panjang semester lalu saya habiskan di rumah dan jalan-jalan melihat keindahan daerah Kalimantan Barat. Tanah kelahiran saya. Perjalanan pertama adalah menikmati Pantai Batu Payung di Singkawang pada hari keempat atau kelima Idul Fitri. Dan menjelajahi Pulau Seribu Bagan atau Pulau Kabung. Baca juga: Indahnya Pulau Seribu Bagan (Pulau Kabung) di Kalimantan Barat Perjalanan selanjutnya adalah melancong ke Sanggau. Daerah seluas 12.857,70 km 2 dan terletak di tengah-tengah juga berada di bagian utara provinsi Kalimantan Barat ini ternyata memiliki pesona alam maupun wisata yang menarik serta patut dikunjungi. Perjalanan dari Kota Pontianak menuju Kota Sanggau memakan waktu sekitar 7-8 jam menggunakan mobil pribadi. Pak Su (paman), Mak Su (bibi) berserta anaknya yang berusia tiga tahun pun ikut pergi. Selain itu ada Kak As (teman Mama) dan Wulan (anak binaan panti tahfidzh di rumah) juga ikut. Total ada s...

Indahnya Pulau Seribu Bagan (Pulau Kabung) di Kalimantan Barat

Indahnya Pulau Seribu Bagan (Pulau Kabung) di Kalimantan Barat .  Hari Sabtu (22/08/2015) jam lima pagi, saya dan Mama berangkat dari Pontianak menggunakan bis antar daerah. Bis yang dinaiki bisa apa saja, asal melewat  Pantai Samudra Indah  daerah Bengkayang. Tarif setiap bis berbeda-beda. Mulai dari Rp.30.000,- sampai Rp.35.000,- per orangnya. Jam 07.30 pagi kami sampai di gerbang  Pantai Samudra Indah . Jarak dari gerbang ke dermaga cukup jauh. Pilihannya cuma dua. Jalan kaki atau naik ‘ojek’. Kalau yang ingin hemat dan menikmati daerah SI (Samudra Indah) dengan jalan santai, boleh-boleh saja. Tapi kalau yang membawa barang banyak atau anak kecil atau enggak kuat jalan? Saran saya lebih baik naik ‘ojek’. Sebenarnya ini ‘ojek’ bukan benar-benar ojek. Soalnya enggak ada pangkalannya. Tapi lebih tepatnya kita menumpang dengan warga yang kebetulan pergi menuju SI. Tarif naik ‘ojek’ ini Rp.10.000,-/motor