Skip to main content

Review: Buku Off The Record Punya Ria SW


Assalamualaikum, Hallo semuanya!

Beberapa minggu yang lalu Bee pulang ke Pontianak, dan salah satu agenda disana adalah beli buku yang sudah lama diidam-idamkan.

Ah senang banget bisa bawa pulang buku karya YouTuber favoritku. Sesampai di rumah, Bee timang-timang tuh buku, hahaha. Oke, mari kita langsung mulai saja review buku OFF THE RECORD - Ria SW.



Judul : Off The Record
Penulis : Ria SW
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama
Jumlah Hal : 224 halaman
Harga : Rp.112.500,- (Ini harga di Pontianak ya)

Kenapa Membeli Buku Off The Record - Ria SW?

Bee suka jalan-jalan. Jadi kalau ada buku yang berbau traveling bawaan pengen dipinang, langsung dibawa pulang (diriku aja yang masih belum dipinang, pinang, haha lol).
Ria SW kan Food YouTubers? 
Video-video Kak Ia itu nggak cuma duduk dan makan doang loh. Kalian juga akan dimanjakan dengan pemandangan indah di tempat-tempat wisata dan ‘hantu-hantu gentayangan’ disana hehehe.

Berawal dari suka menonton video-video Kak Ia, Bee jadi punya beberapa pertanyaan yang suka ngueng-ngueng di kepala.

“Itu videographer-nya dikasi makan enggak ya?”
“Kok bisa Kak Ia suka banget makanan pedas?”
“Curut itu asal-usulnya kayak gimana sih? Netas dari telur? Atau dipungut?”

Nah, pertanyaan-pertanyaan tersebut terjawab di buku Off The Record. Behind the scenes video-video yang Kak Ia buat juga diceritain disini.

Alasan lainnya Bee beli buku ini adalah karena Bee tuh lagi butuh asupan energi, yang dapat mencambuk semangat buat bangkit lagi memwujudkan impian-impianku. Aku merasa ngaca gitu ngeliat Kak Ia, haha, beda jauh kaleee. Kak Ia unyu-unyu lucu gitu masa disamain dengan Bee. Buat fans Kak Ia, please jangan ngegas dulu. Aku merasa mirip dengan Kak Ia itu adalah sama-sama punya banyak mimpi. Bedanya Kak Ia memperjuangkan mimpinya, sedangkan aku sama sekali tidak maksimal menekuninya, alias MIMPI DOANG.

Dari nonton video-video Kak Ia lah Bee merasa memiliki semangat untuk bangkit dan kembali memperjuangkan mimpi-mimpiku seperti dia. Bee beli deh buku Kak Ia, supaya makin gas pol nih tekad. 

Gemes Baca Off The Record

Cara Kak Ia menceritakan kisahnya itu menarik dan bikin gemes banget. Bee jadi tau nama alien Kak Ia, dan sampai sekarang nggak tau cara ngucapinnya, haha, bikin lidah keseleo.

Poin tambahan yang bikin love dengan nih buku adalah colorfull dan banyak ilustrasinya. Ini tipe-tipe buku kesukaan aku banget sih.

Oh iya, Bee juga jadi kenal sama Lidah Api, Perut Karung, dan Mata Genit. Mereka luar biasa kelakuannya bikin ngakak, dan kadang Kak Ia suka kerepotan hahaha. Eh, aku-nya malah ketawain. Please aku jangan diulek ya Kak Ia.

Curut juga kebagian bercerita loh di buku ini. Anehnya satu bab itu aku dalam hati bacanya kayak gaya Curut. Kenapa? Kenapa? Kenapaaa?

Ada keunikan dari buku Off The Record yang mau Bee ceritain, yaitu QR code di setiap bab cerita Kak Ia. Setiap selesai baca ceritanya Kak Ia, Bee scan deh tuh QR code karena ada beberapa video yang Bee lupa ataupun kelewatan.

Nah pas cerita Kak Ia di Korea part #4 Bee ketinggalan belum nonton, jadi ketika selesai baca cerita itu Bee langsung buru-buru nonton buat lihat hantu gentayangan yang diceritain Kak Ia, haha.

Seru Enggak Buku Off The Record?

 cerBee pikiritanya bakal happy haha-hihi terus dari awal sampai akhir. Ternyata enggak saudara-saudara. Bee merasakan perjuangan, kesedihan, kekuatan, semangat, kasih sayang, dan tentu saja kekonyolan Kak Ia di buku Off The Record. Memang benar ya, dibalik kesuksesaan pasti ada proses yang tidak selalu manis, guys.

Terus Bee enggak nyangka Kak Ia ada menceritakan kisah cintanya di buku ini. Penasaran sih apa yang terjadi setelah makan nasi goreng kambing, tapi ya udahlah ya, Bee lebih penasaran dengan cerita kulineran Kak Ia selanjutnya.

Oh iya, ada satu part di buku ini yang bikin Bee hanyut dalam cerita Kak Ia sampai mewek dong, Hu hu hu.
Pembaca: Jadi intinya seru apa enggak, Bee?
Buat aku, buku ini seru, seru banget. Kak Ia berhasil mentransfer energi positif dan semangatnya ke aku melalui buku ini.

Awal Tau Ria SW

Silahkan kalau kalian mau baca bagian ini, skip juga enggak apa-apa karena ini out of the topic, bukan bagian dari review buku Off The Record. Ini bonus cerita.

Bee tau Kak Ia dari videonya yang challenge foto bareng strangers ala poster film-film di channel malesbanget[dot]com. Saat itu Bee belum ada follow atau subscribe siapa-siapa. Terus enggak lama setelah itu di beranda YouTube sering muncul video NyamNyamNyam dimana disitu Kak Ia sebagai PD nim-nya. Dan Bee masih jadi pemantau dan cukup tau. Beberapa bulan kemudian muncul thumbnail video Kak Ia di YouTube tentang Korea. Bedanya, videonya dari channel Kak Ia sendiri. Bee tonton deh. Eh enggak berasa udah selesai aja saking serunya. Bee tonton video lainnya, ih malah ketagihan.

YouTube Kak Ia
Bee suka cara Kak Ia mengemas video jalan-jalan dan makan-makannya. Sama sekali enggak bikin bosan dan selalu menarik. Apalagi ada si Curut kuning, hehe. Terus apa yang Kak Ia makan itu sukses bikin ngiler, meskipun Bee tau diriku tidak bakal sejago Kak Ia makan makanan pedas.

Bee juga suka saat Kak Ia nambahin efek suara seperti, “super super yummy,” atau “because I’m happy,” atau “I feel good”. Beberapa video ada juga yang Kak Ia selipin quote dan sama sekali nggak terkesan maksa gitu, malah menurut Bee tersampaikan secara baik. Sekarang Kak Ia lagi cobain konsep baru nih, "semoga sukses ya Kak Ia, semangat Kak Ia!"

Oke, itu review aku tentang buku Ria SW - Off The Record. Buat kamu yang suka makan, jalan dan sedang berusaha mewujudkan berbagai mimpimu, bisa dicoba baca buku Kak Ia atau nonton videonya di YouTube RIA SW.

Dengar-dengar Kak Ia mau nerbitin buku lagi. Hmmm jadi enggak sabar, hehe. (Sekarang udah terbit Ria SW - Off The Record 2)

Sampai jumpa di blog post Bee selanjutnya. Terus bersyukur dan tebar kebaikan. Salam!

Comments

Popular posts from this blog

Sayuran Khas Indonesia: Enaknya Tebu Telur

Sayuran Khas Indonesia: Enaknya Tebu Telur Pernahkah anda  mencicipi sayur Bunga Tebu? Bagaimana rasanya? Enak bukan? Atau jangan-jangan belum pernah mencobanya? Atau tidak tau bahwa tanaman yang mirip tebu ini memiliki bunga yang dapat dimakan? Bunga Tebu atau biasa disebut Tebu Telur adalah termasuk jenis sayur-sayuran. Dalam bahasa latin namanya adalah Saccharum edule Hasskarl . Kalau di Jawa, Tebu Telur bernama Tiwu Endog atau Terubus . Sedangkan di daerah Jawa Tengah dan Jawa Timur dikenal dengan Tebu Endog atau Tebu Terubuk . Alasan kenapa bunga tebu ini disebut Tebu Telur karena teksturnya mirip dengan telur ikan. Awalnya ketika Mama menawarkan Tebu Telur , dibayangan saya bentuknya bulat-bulat putih, lembek seperti ulat. Saya diam saja ketika tau Mama berhasil memborong banyak Tebu Telur di pasar Sanggau untuk dibawa pulang ke Pontianak sebagai menu masakan di rumah dan oleh-oleh ke tetangga.

Perjalanan Hemat Sekeluarga Ala Backpacker ke Kuching, Malaysia

Assalamualaikum, halo semuanya! Menjelang lebaran Idul Fitri 2019 lalu, Bee mendapatkan tugas oleh kantor ke Kuching, Malaysia. Setelah beres urusan kerjaan, Bee ambil cuti dan berencana untuk menikmati bulan Ramadhan yang tinggal beberapa hari lagi dengan melakukan perjalanan ala backpacker mulai dari Sarawak - Miri - Brunei Darussalam bersama keluarga, dan dilanjutkan backpacker-an dengan teman ke Kota Kinabalu.

4 Hal Kenapa Lebih Baik Kuliah di STEI SEBI

Selama liburan, banyak yang bertanya-tanya ke saya, "kuliah di kampus mana?" Saya jawab, “STEI SEBI di Depok.” Tapi rasa ingin tau mereka biasanya tidak cukup sampai disitu. Pertanyaan-pertanyaan seperti, “Depoknya dimana? Itu kampus apa? Ada berapa fakultas? Semester berapa? Jurusan apa? Kenapa kuliah disana?” Dan masih banyak lagi pertanyaan-pertanyaan terkait kampus tercinta saya. Tapi tidak saya pungkiri banyak yang ujung-ujungnya malah menjurus pada pertanyaan, “Kapan nikahnya?” atau “Cowoknya siapa?” *tepok jidat*. Baiklah kali ini saya bukan mau curhat karena ditodong seputar pertanyaan “mana cowoknya?”. Tapi saya ingin bercerita seputar kampus saya. Alasanya sih simpel, agar semua orang kenal kampus STEI SEBI Depok. Sekolah Tinggi Ekonomi Islam SEBI Depok. Terletak di Jalan Raya Bojongsari, Gang Mungkin Bojongsari Depok. Terdapat dua jurusan, yaitu Akuntansi Syariah dan Perbankan Syariah. Berikut 4 Hal Kenapa Lebih Baik Kuliah di STEI SEBI. Sebenarnya